Sepakbola

Menyambut Keriaan Barclays Premier League (Part 1)

Menyambut Keriaan Barclays Premier League (Part 1)

Barclays Premier League (BPL), atau yang sering disederhanakan menjadi Liga Inggris, minggu ini akan kembali bergulir. Sering digadang-gadang sebagai liga sepakbola terbaik di dunia, setidaknya dari sisi branding dan pemasarannya, BPL telah berkembang menjadi salah satu liga paling populer di Indonesia, dan fans klub-klub besar Inggris pun bertaburan disini. Masih segar dalam ingatan, penuhnya stadion Gelora Bung Karno saat mendapat kunjungan dari Liverpool, Chelsea, dan Arsenal pada periode Juli lalu. Hasil mengecewakan yang ditoreh tim nasional (?) saat melawan tim-tim tamu tersebut seakan sirna dengan kesempatan untuk melihat dari dekat bintang-bintang seperti Steven Gerrard, Frank Lampard dan Theo Walcott.

Pada musim 2012-2013, Manchester United sukses meraih gelar juara liga, sesungguhnya tanpa tantangan yang terlalu berat dari para pesaingnya. Pertanda juara MU telah terlihat semenjak pertengahan musim, dimana pesaing-pesaing utamanya seperti Chelsea dan Manchester City banyak berkutat dengan masalah internal dan kehilangan form pemain-pemain utamanya. Tapi di tahun 2013-2014 ini, banyak situasi yang mendorong kemungkinan terjadinya kejutan-kejutan dan perubahan peta kekuatan. Tidak ada lagi Sir Alex Ferguson, kembalinya Jose Mourinho, dan banyaknya transfer saga yang belum tuntas antar tim BPL akan menjadi bumbu yang menarik bagi perhelatan BPL musim depan. Bagaimana kira-kira peluang dan kemungkinan bersaing tiap tim BPL di musim 2013-2014 ini?